Samarinda, Senin 26 Agustus 2024 – Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim terkait persentase penduduk miskin di wilayah Kalimantan Timur, di tahun 2024 hanya sekitar 5,78 persen, jika dibandingkan pada tahun lalu yang mencapai 6,11 persen.
Dengan jumlah angka pasti penduduk miskin di Kaltim di tahun 2023 berkurang sebanyak 9.730 orang, dan tersisa sekitar 221.340 orang.
Melihat kondisi tersebut, Karo Administrasi Pembangunan (Adbang) Setda Prov Kaltim Irhamsyah menyatakan, pihaknya saat ini tengah memfasilitasi percepatan penanganan kemiskinan. Yaitu dengan berkolaborasi lintas sektor di Bumi Etam.
“Kami mengkolaborasikan kegiatan ini dalam rangka penurunan kemiskinan melalui program rumah layak huni serta pemberian modal usaha,” ujar Irhamsyah.
Ia menjelaskan, ketika rumah layak huni yang dibangunkan rampung dan diterima masyarakat sebagai penerima manfaat, nyatanya mereka masih berada di lingkaran kemiskinan. Sehingga Pemprov Kaltim berupaya mendorong agar masyarakat miskin dapat keluar dari zona itu. “Misalnya lewat pemberian modal usaha,” jelas Iing (sapaan karib Irhamsyah).
Lebih lanjut ia mengatakan, program rumah layak huni ini dana pembangunannya berasal dari dana CSR setiap perusahaan, kemudian pembangunannya dibantu oleh pihak TNI. Sedangkan Pemprov Kaltim bertindak sebagai pemberian bantuan modal usaha kepada masyarakat miskin.
“Mereka akan diberikan edukasi dan pelatihan sesuai kemampuan minatnya. Semisal pengolahan pangan, kerajinan rotan, atau kebiasaan lainnya yang selama ini (mereka) masih kesusahan akibat tidak ada modal serta kesempatan berusaha,” katanya.
Bahwa Pemprov Kaltim dapat menyalurkan bantuan melalui beberapa OPD seperti Disperindagkop, Dinas Sosial (Dinsos), dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).
“Masyarakat daftarkan untuk mendapat pelatihan, setelah itu baru pemberian modal usahanya,” terangnya.
Peluang-peluang seperti ini menurut diharap bisa membangun kemandirian ekonomi bagi masyarakat. “Dengan harapan mereka mampu keluar dari angka kemiskinan,” tutupnya. (ED1)