SANGATTA, Tajukmedia.id – Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 di Kutai Timur (Kutim) diisi dengan kegiatan senam bersama yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kutim di Halaman Kantor Bupati, Bukit Pelangi, Sangatta Utara, Jumat (5/12). Acara ini menjadi momentum untuk menegaskan kembali kontribusi perempuan dalam pembangunan daerah dan bangsa. Sejumlah tokoh hadir, termasuk Ketua DWP DP3A Kutim Ny. Tatik Widayani Idham Cholid, perwakilan TP-PKK Kutim, dan Camat Sangatta Utara, Hasdiah, bersama berbagai organisasi perempuan.
Dalam sambutan panitia pelaksana yang disampaikan Wakil Ketua TP-PKK Kutim, Ny. Masriati Mahyunadi, melalui Wakil Ketua Panitia Ny. Lisnawarty Rizali Hadi, ditegaskan bahwa PHI adalah bentuk penghargaan terhadap perjuangan dan pengabdian perempuan Indonesia sejak masa perebutan hingga pengisian kemerdekaan. Momentum ini juga dipandang penting untuk memperluas pemahaman publik bahwa Hari Ibu tidak sebatas ungkapan terima kasih, tetapi ruang untuk mengapresiasi peran perempuan secara menyeluruh. “Peringatan Hari Ibu menjadi momentum penting untuk memperluas pemahaman masyarakat,” ujar Ny. Lisnawarty.
Ia menekankan bahwa perempuan memikul beragam peran strategis sekaligus menghadapi tantangan seperti beban ganda, stigma sosial, hingga kekerasan berbasis gender. Karena itu, peringatan ini juga menjadi pengingat agar perempuan tetap semangat, tangguh, dan percaya diri dalam mengisi ruang-ruang sosial maupun keluarga. “Saya mengajak kaum perempuan di Kutim untuk tetap semangat, tangguh dan mandiri,” lanjut Lisnawarty.
Usai kegiatan, Ketua TP-PKK Kutim Ny. Siti Robiah Ardiansyah menegaskan pentingnya pemberdayaan perempuan dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045. Ia menilai bahwa kekuatan perempuan, terutama dalam mendidik anak, menjadi pondasi utama kemajuan bangsa. Menurutnya, pendidikan yang penuh kasih sayang dan keharmonisan keluarga menjadi modal penting bagi lahirnya generasi unggul. “Kalau anak-anaknya tidak dididik dengan baik, ya kita pesimis untuk Indonesia Emas,” kata Siti Robiah.
Terkait antusiasme peserta, Siti Robiah menilai gelaran senam kali ini berlangsung meriah dengan keikutsertaan berbagai organisasi perempuan dari seluruh Kutim. Ia berharap kegiatan serupa dapat berlangsung lebih besar dan lebih inklusif pada peringatan tahun berikutnya. “Antusiasme dalam kegiatan hari ini cukup bagus, namun kita berharap tahun berikutnya lebih meriah lagi,” pungkasnya. (advertorial/ED1)









