Balikpapan, Tajukmedia.id – Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus berupaya meningkatkan penggunaan produk dalam negeri (P3DN). Sebagai bentuk komitmen tersebut, Pemkab Mahulu menggelar workshop pendampingan penginputan komitmen dan realisasi P3DN ke dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) di Novotel Balikpapan, pada 1-2 November 2024.
Workshop tersebut dibuka langsung oleh Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh. Acara tersebut diikuti oleh lebih dari 150 peserta dari seluruh perangkat daerah di lingkungan Pemkab Mahulu. Tujuan utama workshop ini adalah untuk memenuhi komponen penilaian Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK, khususnya dalam hal pemenuhan indikator dengan komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).
“Melalui SIPD, maka kita memiliki alat yang dapat membantu pelaporan komitmen dan realisasi penggunaan produk dalam negeri secara berkala dan akurat,” ujar Bupati Bonifasius Belawan Geh.
Bupati Bonifasius Belawan Geh menambahkan bahwa dalam upaya pemenuhan komitmen P3DN ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan dalam pengadaan barang dan jasa.
Bupati Bonifasius berharap dengan adanya SIPD, perangkat daerah dapat lebih konsisten dalam menginput data komitmen dan realisasi penggunaan produk dalam negeri. Data yang akurat ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi pemerintah daerah.
“Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan baik agar hasil dari workshop ini dapat diimplementasikan secara nyata di masing-masing perangkat daerah,” pesan Bupati.
Workshop ini secara khusus membahas mengenai pentingnya memenuhi komitmen Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). TKDN merupakan persentase nilai komponen dalam suatu produk yang berasal dari dalam negeri. “Dengan meningkatkan TKDN, maka secara tidak langsung kita juga mendorong tumbuhnya industri dalam negeri,” pungkasnya. (ADV/ED1)