BPBD Kutim Intensif Pantau Pascakebakaran Muara Bengkal, Posko Darurat Langsung Aktif

tajukmedia.id

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim Muhammad Naim
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim Muhammad Naim

SANGATTA, Tajukmedia.id – Kebakaran hebat melanda Desa Muara Bengkal Ulu, Kecamatan Muara Bengkal, pada Sabtu malam (15/11/2025) dan menghanguskan sekitar 4–6 rumah. Belasan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal akibat musibah yang diduga dipicu korsleting listrik dari sebuah rumah kosong. Peristiwa ini kembali menegaskan rentannya permukiman terhadap bahaya kebakaran, terutama pada kawasan dengan instalasi listrik yang tak terawat.

BPBD Kutai Timur memastikan pemantauan pascakebakaran dilakukan secara intensif begitu laporan lengkap diterima pada Senin (17/11/2025). Koordinasi lapangan sudah berjalan sejak malam kejadian melalui jalur komunikasi kecamatan. “Walaupun TRC tidak dapat diberangkatkan malam itu, pemantauan tetap berjalan melalui petugas wilayah yang memonitor kondisi langsung,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kutim, Muhammad Naim.

Naim menjelaskan bahwa keterlambatan pemberangkatan Tim Reaksi Cepat (TRC) terjadi karena lokasi cukup jauh dan peristiwa berlangsung di luar jam operasional personel. Namun, mitigasi awal tetap berjalan karena petugas kecamatan yang berada di bawah koordinasi BPBD segera memberikan laporan berkala dari lapangan. “Setiap kecamatan sudah memiliki petugas BPBD yang ditunjuk khusus sehingga laporan bisa diterima lebih cepat,” jelasnya.

Respons cepat pihak kecamatan melalui pendirian posko darurat dinilai sangat membantu identifikasi kebutuhan warga yang kehilangan rumah. Posko tersebut langsung berfungsi sebagai pusat koordinasi sementara, termasuk pendataan kerugian dan kebutuhan mendesak sebelum bantuan lanjutan dari BPBD tiba. “Informasi awal yang cepat membuat kami bisa menilai skala kebutuhan dan langkah intervensi,” tambah Naim.

BPBD Kutim menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan dukungan darurat secara tepat. Pemantauan pascakebakaran masih berlangsung guna memastikan situasi benar-benar aman. Fokus berikutnya mencakup verifikasi data keluarga terdampak, kesiapan bantuan logistik, hingga langkah pemulihan awal yang diperlukan masyarakat Muara Bengkal Ulu pascainsiden. (advertorial/ED1)

Bagikan:

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer