Pemkab Kutim Pasang Target Tinggi di Porseni PGRI 2025

tajukmedia.id

BUPATI Kutim Ardiansyah Sulaiman melepas kontingen Porseni PGRI di kantor Bupati Kutim, Jumat (14/11/2025).
BUPATI Kutim Ardiansyah Sulaiman melepas kontingen Porseni PGRI di kantor Bupati Kutim, Jumat (14/11/2025).

SANGATTA, Tajukmedia.id – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan kesiapan kontingen Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI 2025 untuk berlaga di tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Sebanyak 43 atlet dan 11 official dilepas secara resmi menuju Balikpapan, tempat pelaksanaan Porseni pada 16–19 November 2025. Prosesi pelepasan berlangsung hangat, dengan pesan kuat dari Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman mengenai pentingnya disiplin dan kekuatan kolektif sebagai duta daerah.

Di hadapan peserta, Ardiansyah menekankan bahwa dinamika prestasi adalah bagian tak terpisahkan dari dunia olahraga. “Turun naik prestasi adalah hal yang wajar. Yang penting bagaimana kita terus memperbaiki diri, menjaga semangat, dan tampil kompak dalam setiap pertandingan,” ucapnya. Sikap profesional dan keseragaman, menurutnya, wajib dijaga karena kontingen membawa nama baik Kutim di arena provinsi.

“Kekompakan dan keseragaman adalah kekuatan. Dengan itu kita bisa menunjukkan bahwa Kutim siap bersaing dengan penuh martabat,” tegasnya. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet, official, serta pendamping yang telah menjalani proses persiapan berbulan-bulan. “Dedikasi dan kerja keras saudara-saudara adalah kebanggaan bagi daerah,” imbuhnya di sela pelepasan, Jumat (14/11/2025).

Bupati menegaskan komitmen Pemkab Kutim dalam konsistensi pembinaan olahraga. Berbagai agenda kompetisi disusun setiap tahun untuk memastikan peningkatan kualitas atlet sekolah maupun guru sebagai motor kegiatan pendidikan. “Porseni harus menjadi barometer kemajuan olahraga Kutim,” ujarnya.

Ketua sekaligus Manajer Kontingen, Irma Yuwanda, menambahkan bahwa Porseni bukan sekadar kompetisi, tetapi ruang interaksi bagi guru untuk mengembangkan potensi olahraga, seni, dan jejaring profesi. Ia menyebut proses pembinaan dilakukan berjenjang, mulai dari seleksi tingkat kecamatan hingga pemantapan tim sebelum berlaga di tingkat provinsi. “Semua berjalan terkoordinasi dan terstruktur agar kualitas peserta benar-benar terjaga,” ungkapnya.

Kutim membidik target besar pada Porseni PGRI Kaltim 2025. Irma menargetkan medali emas dalam cabang catur, sepak takraw, dan melukis kaligrafi, serta berharap kontingen dapat menembus posisi tiga besar. Cabang yang diikuti cukup beragam mulai dari bulu tangkis, tenis meja, catur putra, sepak takraw, pickleball, hingga senam PGRI. Pada bidang seni, kontingen mengikuti nyanyi solo, melukis, tari tunggal, pencak silat seni, seni baca Al-Qur’an, serta kaligrafi kontemporer.

Dengan komposisi yang solid dan dukungan penuh pemerintah daerah, kontingen Kutim diharapkan mampu mengulang bahkan melampaui prestasi tahun sebelumnya. (advertorial/ED1)

Bagikan:

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer